Iseng bikin artikel : Penyebaran Limbah B3

Penyebaran Limbah B3

       Yoooo!!! Watsaaappp guysss!!! I'm back!!!
       Yak gua emang udah lama banget gak ngeblog lagi dan sekarang gua lagi disibukin yang namanya "Tugas". Tugas? Ngeselin tapi bermanfaat juga. Gua juga sekarang lagi sibuk dengan band gua dan YouTube, oh iya subscribes channel YouTube gua yah namanya Kevin RapTor242. Yak gua sekarang gak ngebahas YouTube ataupun band gua, Sekarang gua lagi ngebahas tentang artikel, artikel ini sebenernya buat tugas sekolah, yak tugas lagi.... tugas lagi....
oke langsung to the point
dan berikut ini adalah artikel gua
Penyebaran Limbah B3






 





PENDAHULUAN
Latar Belakang
Artikel ini saya tujukan untuk semua kalangan, terutama untuk pelajar tingkat SD – Universitas/Perguruan Tinggi yang sedang mempelajari limbah terutama limbah B3. Artikel ini saya buat untuk para penduduk bumi agar dapat lebih mengerti tentang limbah B3. Seiring dengan perkembangannya industri besar yang berdiri, mulailah timbul tumpukkan limbah atau sampah yang tidak di buang sebagaimana mestinya. Hal ini membuat manusia menjadi tidak sehat dan juga membuat penghuni bumi lainnya tidak sehat.
Tujuan Penulisan
Ø  Sebagai penambah ilmu dan media informasi bagi para pelajar dan masyarakat tentang limbah B3.
Ø  Sebagai referensi para pelajar/mahasiswa/masyarakat untuk membuat artikel dan makalah maupun tugas sekolah atau tugas yang lainnya.

LANDASAN TEORI
Limbah B3 adalah limbah sisa/sampah dari bahan yang berbahaya dan beracun. Sedangkan sesuai definisi pada Undang Undang 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang dimaksud dengan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) adalah zat, energi, atau komponen lain yang karena sifat, konsentrasi atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mencemarkan, merusak lingkungan hidup, dan/atau dapat membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup lainnya. Limbah yang termasuk limbah B3 antara lain, bahan yang berbahaya dan beracun yang sudah tidak terpakai seperti isa kemasan, tumpahan, sisa proses, dan oli bekas kapal yang memerlukan penanganan dan pengolahan khusus. Bahan-bahan ini termasuk limbah B3 bila memiliki salah satu atau lebih karakteristik berikut: mudah meledak, mudah terbakar, bersifat reaktif, beracun, menyebabkan infeksi, bersifat korosif, dan lain-lain, yang bila diuji dengan toksikologi dapat diketahui termasuk limbah B3.
Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu produksi industri maupun domestik (rumah tangga). Limbah yang akan saya jelaskan adalah limbah B3. Limbah B3 adalah sisa-sisa bahan hasil produksi yang menggunakan bahan beracun dan berbahaya seperti yang dijelaskan pada paragraf pertama. Limbah B3 singkatan dari Limbah Bahan Berbahaya, dan Beracun. Asal limbah tersebut bisa dari industri/rumah tangga. Limbah B3 dibagi dalam bentuk cair, padat, dan gas.
Sebab dan Akibat
Berikut ini adalah sebab dan akibat dari limbah B3 yang sudah saya rangkum dari beberapa artikel lain.
Penyebab / Asal Limbah B3           :
Ø  Industri Batik atau Tekstil yang limbahnya dibuang ke sungai (seperti industri tekstil didekat sungai Citarum)
Ø  Bengkel-bengkel yang membuang olinya di tempat yg tidak seharusnya
Ø  Sampah-sampah berbahaya dari rumah tangga terutama yang mengandung bahan kimia seperti baterai dan lain-lain
Ø  Laboratorium kedokteran atau laboratorium sains yang melibatkan bahan kimia beracun
Ø  Dan lain sebagainya.
Akibat Penyebaran Limbah B3      :
Ø  Udara menjadi tidak sehat
Ø  Sungai dan lingkungan yang terkena dampak penyebaran limbah menjadi kotor dan tercemar
Ø  Banyak makhluk hidup yang mati karena terkena pencemaran tersebut
Ø  Bumi menjadi tidak sehat sehingga dapat membuat kepunahan
Ø  Dan lain sebagainya.
Contoh Kasus
Ø  Tahun 1950, sejumlah ikan mati disebabkan pembuangan merkuri oleh suatu perusahaan di Jepang Selatan
Ø  Tahun 1930 – 1947, perusahaan Hooker Chemical and Plastic Corporation memproduksi bahan kimia dan dibuang secara sembarangan.
Ø  Tahun 1976, mulai muncul sejumlah bahan kimia di halaman rumah-rumah warga
Ø  Tahun 1976, terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan bahan kimia dioxin sejumlah 1 kg dibuang ke udara sehingga membentuk kabut dioxin
Ø  Tahun 2006, pipa gas di daerah Porong milik PT. Lapindo Brantas mengalami kebocoran dan mengeluarkan lumpur dan air panas sehingga menjadi tercemar dan hingga kini kasusnya belum selesai
Ø  Dan lain sebagainya.
Solusi dan Saran
          Solusi menurut saya adalah, Limbah B3 dapat diatasi dengan banyak hal. Limbah B3 dapat daur ulang, dapat digunakan ulang, dan lain-lain. Limbah B3 juga dapat ditimbun/dibuang tetapi harus ditempat yang benar. Limbah B3 dapat kita manfaatkan kembali menjadi barang berguna seperti baterai bekas dapat kita buat menjadi barang-barang yang berguna. Saran saya, kita harus mengurangi penggunaan barang-barang yang dapat menghasilkan limbah B3. Contohnya, menggunakan baterai yang tidak mengandung merkuri. Dan juga membuang barang-barang bekas/limbah/sampah yang mengandung limbah B3 dengan benar dengan cara dipisahkan dengan sampah yang lain.
Daftar Pustaka

 Nah itu dia artikel gua semoga bermanfaat buat referensi kalian dapat menambah ilmu pengetahuan kalian
Kalo mau copas ijin dulu dan jgn lupa cantumkan alamat url gua ya!!!
SSee Yaa....
  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selamat Natal & Tahun Baru 2014

Tulisan Pertama di 2017........................................................................................,